Lantas, bagaimana dengan peluang Mohan Roliskana?. Peraih gelar doktor ilmu politik UIN Syarif Hidayatullah ini mengatakan jika Mohan justru tidak bisa dianggap enteng.
Keberhasilannya mempertahankan posisi sebagai Wali Kota Mataram plus ikut menghantarkan pasangan Iqbal - Dinda sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTB menjadi catatan penting.
Selain itu, Mohan juga punya jejaring dan komunikasi langsung dengan DPP. Menahkodai Partai Golkar NTB juga dinilai menjadi keniscayaan bagi Mohan untuk naik kelas sebagai kandidat calon Gubernur NTB mendatang.
"Peluang Mohan untuk meraih Golkar kembali memang tidak mudah. Pertarungan ini berpotensi menjadi ancaman serius bagi karir politik Mohan. Bisa saja memiliki kans maju sebagai cagub kelak semakin tipis, mau maju untk DPR RI pun juga tentu tidak mudah karena ada Sari Yuliati. Paling pilihannya ya maju DPRD NTB atau opsi lain yang lebih ekstrim bisa saja pindah partai,"ujar Ihsan.
Terkait itu, Mohan Roliskana pun mau tidak mau harus Fight dan mengerahkan segala kekuatannya untuk mempertahankan posisinya sebagai Ketua Golkar NTB. Meski begitu, Lagi-lagi semua kembali kepada pemilik suara di tingkat DPD II Partai Golkar se-NTB. Juga strategi dan taktik politik masing-masing kandidat calon Ketua DPD Golkar NTB.
Editor : Edy Gustan
Artikel Terkait