Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Diduga Menghirup Gas Beracun, Tiga Penggali Sumur di Lombok Tengah Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Tiga Bulan Menghilang, Penambahan Emas di Sekotong Ditemukan Sudah Jadi Kerangka

Rabu, 21 Agustus 2024 | 09:47 WIB
  • author Edy Gustan
Tiga Bulan Menghilang, Penambahan Emas di Sekotong Ditemukan Sudah Jadi Kerangka
Petugas SAR bersama TNI/Polri mengevakuasi kerangka penambang emas di Sekotong, Lombok Barat pada Rabu (21/8) dinihari. Foto: Istimewa

Lombok Barat- Isal Permadi (25 tahun) warga Dusun Empol Desa Cendi Manik, Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat ditemukan tewas. Jasadnya ditemukan sudah dalam bentuk kerangka di dalam lubang tambang emas.

Isal dinyatakan hilang sejak tiga bulan lalu. Belakangan diketahui jika korban menambang di Dusun Telise, Desa Persiapan Blongas, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat. Kerangka korban ditemukan pada Selasa (20/8/2024) di lubang galian tambang sedalam lebih kurang 16 meter.

Kepala Kantor SAR Mataram Lalu Wahyu Efendi mengatakan, awalnya warga menemukan kain sarung dan sandal korban tidak jauh dari lubang tambang.

Warga pun curiga dengan keberadaan korban dan langsung melaporkannya ke petugas. SAR Mataram lantas mengerahkan personil yang dilengkapi peralatan SCBA, mountaineering, dan pendukung lainnya ke lokasi penemuan setelah menerima laporan pada malam hari.


Petugas SAR Mataram bersiap masuk ke dalam lubang tambang emas di Sekotong untuk mengevakuasi penambang emas yang tewas. Foto: Istimewa

"Kemarin malam kami langsung laksanakan evakuasi bersama TNI, Polri, ambulan, dan pihak terkait lainnya," Ujar Wahyu, Rabu (21/8).

Proses evakuasi berjalan hingga pukul 00.52 Wita. Petugas berhasil mengevakuasi kerangka korban dengan penerangan. Korban telah diserahkan ke pihak keluarga.

Editor: Edy Gustan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut